| Tips Menyimpan Barang di Rumah Mungil |
Pasalnya, demi menyimpan berbagai barang kerap kali justru mengambil banyak lahan sehingga ruangan pun bertambah sempit. Kendati demikian, ada banyak cara untuk menyiasati dalam menyimpan barang di rumah mungil , antara lain dengan: 1. Memanfaatkan area kosong di bawah tangga. Misalnya pada rumah tipe mungil, area dapur biasanya terhubung langsung dengan area servis di lantai dua, sehingga tangga pun berada di area ini. Buatlah rak di area bawah tangga, kemudian bagilah rak-rak tersebut sesuai dengan kebutuhan. Rak tersebut pun bisa digunakan untuk menyimpan berbagai keperluan memasak atau bahan-bahan makanan kering, seperti mie instan, kecap, dan lain-lain sehingga tidak terlihat memenuhi area dapur dengan rak atau lemari dinding. Demikian pula area bawah tangga yang berada di ruang tengah untuk menuju ruangan di lantai dua, juga bisa dimanfaatkan untuk menjadi tempat penyimpanan berbagai barang. 2. Memanfaatkan anak tangga. Buatlah laci penyimpanan di bagian ini, di mana permukaan anak tangga bisa dibuka untuk menempatkan berbagai barang. Biasanya cara ini ditemui pada tangga yang dibuat dari kayu. Desain tempat tidur anak akhir-akhir ini yang memiliki dua tempat tidur di bagian atas dan bawah pun banyak yang menggunakan cara tersebut pada tangga penghubungnya. 3. Gunakanlah furnitur yang bersifat multifungsi. Misalnya pada meja, kursi, atau tempat tidur yang bagian bawahnya memiliki laci penyimpanan atau permukaannya bisa dibuka untuk menaruh berbagai barang. Untuk meja tamu, biasanya juga bisa menjadi tempat untuk menyimpan berbagai majalah, sementara laci yang terhubung langsung dengan tempat tidur bisa dimanfaatkan untuk menyimpan selimut, sprei, dan masih banyak lagi. 4. Jika ingin membuat gudang, namun lahan tak mencukupi, bisa disiasati dengan membuat area khusus yang menyerupai mezzanine, hanya saja dengan tinggi 50 cm. Area ini bisa digunakan khusus untuk menyimpan berbagai barang yang jarang dipakai. Cara ini pun tidak memakan tempat karena terletak dekat dengan langit-langit rumah. Sumber:http://www.renovasi-rumah.com/hasil.php?module=detailberita&id=80 Link Berkaitan:adamadhava.mpdconsultant.com |
| Tips Sederhana Mengecat Rumah |
1. Terkena panas sinar matahari secara langsung. 2. Temperatur udara dan permukaan benda yang akan dicat dibawah 50 derajat celcius. 3. Di atas permukaan berkabut (mengandung gas). 4. Selama cuaca berkabut. Sebelum mulai mengecat perhatikan hal berikut: 1. Bersihkan seluruh permukaan benda yang akan dicat dari kotoran dan kelembaban. 2. Keriklah selurh bekas cat lama hingga rata dan bersih dengan ampelas. 3. Masukan sisa paku yang ada hingga tidak tampak dari permukaan kayu dan timbunlah dengan dempul hingga rata dan kering. Jika semua sudah siap anda perlu memperhatikan cat yang akan digunakan. Jika harus menggunakan cat campuran untuk menghasilkan warna tertentu, ada baiknya jumlah yang dicampur cukup untuk mengecat seluruh bagian. Jika sudah mengecat beberapa kali, hendaknya menggunakan kaleng lain sebagai tempat cat. Ini untuk menghindari perubahan dan ketidaksamaan warna. Cara menggerakan kuas cat sebaiknya dari atas ke bawah untuk menghasilkan bentuk pengecatan yang baik. Selain itu perlu juga dihindari tumpahnya percikan-percikan cat dari kuas karen akan mengganggu. Hasil pengecatan berupa gelombang-gelombang biasanya karena jumlah cat yang berlebih. Untuk menghaslikan lapisan dalam pengecatan anda bisa mencoba pola pengecatan menyamping. Sumber:http://www.renovasi-rumah.com/hasil.php?module=detailberita&id=86 Link Berkaitan:adamadhava.mpdconsultant.com |
Kesal kare
Seringkali kita jumpai rumah yang diatur sedenikian hingga mulai dari halaman, teras sampai pada interiornya yang mencerminkan kemapanan, kerajinan penghuninya, dan sebagainya. Tapi tak jarang pula kemapanan, kerapihan serta kerajinan itu terusik manakala banyak timbul bercak bercak lembab yang mengandung molekul-molekul air pada dinding-dinding interiornya. Bilamana anda jumpai hal yang seperti ini, maka harus secepatnya ditanggulangi agar tidak terus menerus mengganggu pemandangan.
Untuk menanggulangi dinding rumah yang lembab atau mempunyai bercak air pada dinding interior, hal pertama yang harus kita lakukan adalah mengidentifikasikan lokasi bercak tersebut dan factor-faktor yang harus diperhatikan adalah :
* Apakah karena pipa air yang bocor.
* Permukaan air tanah yang naik
* Rembesan dari kamar mandi
* retak rambut
* adanya celah antara 2 dinding dengan tetangga
* penggunaan batualam sebagai pelapis dinding eksterior
* ataukah karena dinding luar yang belum diplester.
Setelah kita identifikasi akar penyebabnya maka baru kita pikirkan solusi terbaik untuk mengatasi bercak pada dinding rumah tersebut dan kalo bisa hilang selamanya. Dari identifikasi maka kita dapatkan metode penanggulangannya, yakni sebagai berikut :
Air permukaan tanah naik & Pipa Air Bocor
Biasanya bercak kelembaban teralokasi dibawah 1 meter pada dinding rumah, dan terjadi terus menerus sepanjang waktu tidak mengenal saat hujan atau tidak. Perlu anda ketahui bahwa air tanah masuk ke dinding interior melalui kapiler material semen. Penyebab utamanya adalah karena rendahnya kualitas material plesteran baik dinding luar maupun dalam.
Solusi : mengerok plesteran kurang lebih 1 meter dari permukaan, ganti dengan plesteran baru dengan komposisi pasir dan semen 3:1, baru kemudian dilakukan pengecatan sesuai dengan prosedur yang benar.
Adanya pipa air yang bocor, biasanya terindikasi kurang lebih 1 meter dari dinding dasar. Ini mudah terlihat bercak basahnya, lebih parah dari bewrcak basah lainnya. Solusi : ganti pipa yang bocor, lalu plester dengan komposisi material yang benar.
Retak rambut dinding Interior
Penyebab utamanya adalah karena pada dinding rumah anda terdapat unsur pembentuk plesteran yang tidak bersih dan banyak mangandung tanah atau material lainnya, air yang digunakan untuk mengaduk semen dari comberan, proses pengacian dilakukan saat belum waktunya, plesteran belum kering sempurna.
Solusi : retak-retak rambut diperbesar sedikit dan ditutup dengan plamir tembok, setelah mengering sempurna total baru difinishing.
Dinding luar belum diplester
Bila dinding rumah anda dibagian luar belum diplester maka seringkali anda jumpai dinding anda lembab. Air hujan masuk ke dalam material dinding melalui daya kapiler meresap melalui pori-pori material menembus ketebalan dinding berakhir pada dinding interior, berhenti dan membentuk pola air pada dinding.
Plesteran dinding luar dengan perbandingan material 1:3, tunggu kurang lebih 2 minggu memberi kesempatan plesteran kering total, kemudian diaci.
Air merembes dari celah dinding
Air merembes masuk dari celah dinding rumah kita yang berbatasan dengan tetangga mengakibatkan air masuk dari celah kedua dinding tersebut.
Solusi : tutup celah itu dengan plesteran kemudian lapisi dengan Pelapis Anti bocor .
Air merembes dari kamar mandi
Penyebabnya antara lain :
* sambungan pipa air rusak/putus
* kualitas material plesteran yang kurang baik.
Solusi : cukup mudah, yakni betulkan sambungan yang rusak/putus , kerok plesteran dan ganti dengan plesteran yang baik.
Semoga artikel ini berguna dan anda tidak mempunyai masalah lagi dengan dinding rumah.
Sumber:http://www.renovasi-rumah.com/hasil.php?module=detailberita&id=88
Link Berkaitan:adamadhava.mpdconsultant.com
Kita pasti menginginkan ruang tidur sebagai tempat istirahat yang nyaman setelah semua kepenatan atau aktifitas di luar rumah. Tetapi memang sulit untuk merasa nyaman jika ruang tidur penuh dengan tumpukan pakaian dan barang-barang lainnya. Berikut ini ada beberapa tips untuk bagaimana solusi tempat penyimpanan di ruang tidur, bahkan di ruang tidur yang kecil sekalipun :
1. Manfaatkan kolong tempat tidur
2. Maksimalkan penggunaan lemari
3. Kid-friendly
4. Berpikir Vertikal
5. Ciptakan akses
Berikut ini adalah penjelasannya :
1. Manfaatkan kolong tempat tidur
Ukuran dari Tempat tidur King-size mengambil lahan 3.6m2, juga menyediakan 3,6m2 ruang di bawahnya. solusinya menyediakan laci geser yang cocok untuk di bawah tempat tidur, cocok untuk menyimpan barang-barang yang tidak terlalu sering dipakai, seperti sprei, atau koper dan ransel. Selain laci geser, bisa juga membuat tempat penyimpanan yang bulit-in di bawah tempat tidur, lengkapi dengan lampu untuk memudahkan mencari barang.
2. Maksimalkan penggunaan lemari
Untuk jelasnya sebaiknya kenali dulu kebutuhan dan barang-barang Anda sebelum membeli atau merancang lemari pakaian. Ambalan dan laci mudah ditambahkan, tapi gantungan lebih sulit diubah. Untuk gaun-gaun panjang, Anda membutuhkan gantungan yang tinggi (170cm) , namun kemeja dan celana tidak membutuhkan gantungan yang tinggi, Anda bisa meletakkan gantungan secara bertingkat (90cm dan 170cm), sehingga dapat memuat lebih banyak pakaian.
Juga pisahkan dan atur barang-barang yang sering digunakan dan yang tidak. Sepatu sehari-hari diletakkan di depan, dan sepatu yang jarang dipakai diletakkan di bagian atas/belakang. Sepatu sebaiknya disimpan menggunakan kotaknya, agar tidak mudah bercampur dan bertukar.
Mungkin Sebagian dari Anda mungkin lebih menyukai ambalan terbuka dari pada laci, karena lebih mudah untuk mencari pakaian di antara tumpukannya. Laci paling baik untuk menyimpan pakaian yang tidak terlipat dengan baik, seperti kaus kaki dan pakaian dalam. Empat laci untuk satu orang sudah cukup banyak.
Jika ada ruang tersisa di belakang pintu Anda, dapat digunakan untuk rak sepatu, pintunya sendiri bisa dipasang cermin seukuran badan. Bila ada sedikit ruang yang tersisa di dalam lemari Anda, dapat dimanfaatkan untuk gantungan dasi dan ikat pinggang, lebih baik lagi bila gantungannya model yang bisa ditarik keluar, bahkan sudut ruang di belakang besi gantungan baju dapat dibuat rak untuk sepatu.
3. Kid-friendly
Jenis Tempat tidur yang dapat diangkat atau dilipat adalah ide baik untuk ruang yang sangat terbatas. Ketika diangkat, anak punya ruang bermain yang lebih luas, dan ketika diturunkan bisa menyembunyikan mainan-mainannya.
Peti dapat digunakan sebagai tempat duduk sekaligus kotak mainan. Anak-anak lebih mudah menggunakan rak dan keranjang daripada gantungan. Melatih anak untuk mengelompokkan barang-barangnya dalam keranjang-keranjang tertentu dapat meningkatkan keahlian mengatur.
4. Berpikir Vertikal
Jiika kondisi langit-langit Anda cukup tinggi, banyak tempat dapat diciptakan dengan lemari gantung di atas kepala. Lemari seperti ini cocok untuk meletakkan barang-barang yang jarang dipakai. Bila mungkin, masukkan lemari dan rak ke dalam dinding, sehingga ruang dalam tetap terasa lega.
Pilihlah lemari-lemari yang tinggi dan langsing. Bila Anda menaruh TV dan audio set di kamar, pilihlah yang ringkas dan kompak. CD dan DVD dapat disusun vertikal dengan rak pada dinding.
5. Ciptakan akses
Coba untuk memperhatikan ruang lain yang berbatasan langsung dengan ruang tidur anda. Bila ada loteng di atas ruang tidur Anda, buat pintu gantung pada langit-langit, sehingga loteng mudah di akses. Bila ruang tidur Anda berbatasan langsung dengan ruang cuci, buatlah lubang pada dinding yang memungkinkan Anda mengeluarkan cucian langsung dari kamar ke ruang cuci.
Sumber :http://www.renovasi-rumah.com/hasil.php?module=detailberita&id=89
Link Berkaitan:adamadhava.mpdconsultant.com
Tips praktis desain interior rumah
Pertama: Jangan memenuhi rumah dengan banyak dekorasi. ”Asesories” paling penting di rumah adalah Anda, Keluarga Anda dan teman-teman. Pilihlah furniture berkuaitas yang mendukung rasa nyaman, fungsional, keindahan dan aspek emosional yang hendak dibangun. Gambar di bawah adalah contoh desain interior modern.
Kedua: Ciptakan ruang yang mendukung Anda sebagai mahluk emosional sekaligus produktif. Tentukan aktivitas dalam ruang dan pilihlah detail-detail yang mendukung. Misalnya, warna abu-abu yang lembut untuk ruang kerja/belajar akan mendukung proses kreatif dalam menulis.
Ketiga Berikan rasa hormat pada keluarga besar Anda. Berikan sebuah sudut rumah dengan detail desain yang menunjukkan ikatan Anda pada tradisi.
Keempat, Bawalah ”alam” ke dalam rumah. Orang pada umumnya mempunyai naluri berhubungan dengan alam. Tanaman segar, yang dapat dinikmati di/dari dalam rumah akan menciptakan kesegaran.
Kelima, Tambahkankan sentuhan personal dan kreativitas Anda. Foto hasil jepretan Anda. Hasil lukisan Anda. Pokoknya apa saja hasil kreativitas desain Anda.
Sumber: http://annahape.com/2008/05/09/tip-48-interior-desain-rumah-5-tips-praktis-rahasia-desain-interior
Link Yang Berkaitan:adamadhava.mpdconsultant.com
Orang gila ngotot ingin mengubah dunia sesuai keinginannya sendiri.
karena itu, semua kemajuan tergantung pada orang gila.
Kaidah ini mungkin bukan segala-galanya tentang properti. Ada banyak hal lain yang harus dipertimbangkan ketika berinvestasi di properti, bila kedelapan kaidah ini diikuti, kesuksesan sudah dekat.
1. Anda menghasilkcm uang ketika anda membeli.
Walaupun kami mengatakan bahwa properti sangat pemaaf terhadap kesalahan, Anda akan memperoleh keuntungan besar dengan membeli secara benar sejak awal. Bila Anda membeli properti senilai $240,000 dengan harga hanya $165,000, dari sudut pandang mana pun Anda baru saja menghasilkan $75,000 yang bebas pajak. Memang tidak dalam bentuk uang tunai, tetapi bagaimanapun juga $75,000 itu dapat Anda tambahkan pada kekayaan bersih Anda. Mungkin dibutuhkan waktu lama untuk memperoleh $75,000 dari sebuah pekerjaan, atau bahkan sebagai penghasilan lebih setelah dikurangi pengeluaran dari sebuah properti. Tetaplah mencari dan Anda akan selalu menemukan penawaran bagus.
2. Belilah selalu dari penjual yang berniat menjual.
Jika Anda bertanya kepada seseorang apakah dia ingin menjual propertinya, dan dia menjawab, "Tidak, saya senang dengan properti ini dan tidak akan pernah pindah, tetapi kalau Anda bersedia membayar cukup tinggi, tentu saja saya akan mempertimbangkannya," kecil kemungkinan untuk membeli properti itu dengan harga murah. Semakin penjual berniat (baca: kalap!) menjual, akan semakin bagus harganya bagi Anda. Dan jangan merasa bersalah karena Anda membelinya dengan harga yang sangat murah: Anda masih membayarnya lebih tinggi dibandingkan penawar berikutnya, bukan?
3. Jatuh cintalah dengan transaksmya, bukan propertinya.
Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan para investor adalah mereka membeli properti investasi tidak berdasarkan laba, tetapi karena mereka "sangat mengagumi properti kecil yang cantik itu". Tidak ada salahnya mengagumi sebuah properti. Bahkan bila ingin memilih sebuah rumah untuk ditinggali, semakin Anda menyukai properti itu, kemungkinan Anda akan semakin bahagia. Namun, bila menyangkut properti investasi, tanggalkanlah perasaan Anda. Anda sedang membangun penghasilan pasif dengan berinvestasi. Berpeganglah teguh pada faktor-faktor investasi: Apakah angka-angkanya bagus? Bagaimana prospek pertumbuhannya? Sebuah permainan angka. Tidak ada yang dapat dikagumi dari sebuah rumah duka.
4. Jangan pernah menyebutkan angkanya lebih clahulu—orang seperti itu selalu kalah.
Dalam semua kasus, pasangan-pasangan pembeli-penjual menegosiasikan properti yang sama, dengan nilai yang sama-sama diketahui. Para pembeli tidak pernah membayar lebih tinggi dari angka maksimum yang ditentukan, dan para penjual tidak pernah menjual dengan harga lebih rendah dari angka minimum yang ditentukan. Namun, properti tertentu mungkin ditransaksikan dengan harga, katakanlah, dari $380,000 sampai $690,000. tetapi kenyataan yang paling mencolok adalah bahwa orang pertama yang menyebutkan sebuah angka hampir selalu kalah. Bahkan para perunding yang mengira bahwa mereka telah mendapat harga yang bagus sering merasa malu ketika mendengar harga yang disepakati oleh pembeli (atau penjual) lain.
5. Jangan ikut-ikutan.
Diperlukan daya tahan yang tinggi untuk melawan keinginan seseorang. Namun, untuk berhasil di properti, Anda harus mengembangkan stamina untuk melakukan hal semacam itu: membeli ketika orang lain menjual, dan menunggu kesempatan baik ketika orang lain membeli.
Contoh :
Pada awal 1980-an di Selandia Baru, kondisi moneter yang ketat mengakibatkan suku bunga kredit naik tinggi sekali: Lebih dari 20 persen per tahun. Banyak orang berkata bahwa Mr.Smith gila karena berusaha di properti. Bahkan ketika Mr.Smith berusaha mendapatkan pembiayaan untuk sebuah vila kayu (yang dibagi menjadi dua apartemen) dengan dua unit sewaan yang lebih baru di belakang properti itu, bank-bank bertanya kepada Mr.Smith apakah yakin ingin melanjutkan, mengingat suku bunga yang begitu tinggi: Akhirnya, hanya ada satu bank yang bersedia meminjami uang, sebuah bank bernama Broadbank, dan suku bunganya tinggi sekali, 24 persen per tahun. Mengapa Mr.Smith tetap melanjutkan? Pertama, imbal hasil Mr.Smith 27 persen sehingga dapat menutup suku bunga Mr.Smith, tetapi yang lebih penting, Mr.Smith tahu bahwa ketika suku bunga turun (cepat atau lambat akan terjadi), harga properti akan naik dengan cepat, karena harga properti mengikuti kemampuan masyarakat. Dan tepat itulah yang terjadi: Dalam waktu setahun, suku bunga kembali ke belasan, dan harga properti melonjak. (Sekadar untuk diketahui, Broadbank sudah tidak ada lagi tetapi vila dengan dua unit itu masih ada.)
Demikian pula halnya, ketika harga properti meningkat pesat dan orang ramai-ramai terjun ke properti karena mengira kenaikan harga itu tidak akan berakhir, itulah saatnya menunggu kesempatan baik. Sebaliknya, ketika orang lain berusaha sekuat tenaga untuk keluar, itulah saatnya Anda harus mempunyai keberanian untuk masuk dan membeli sebanyak mungkin. Memori manusia sangatlah singkat. Untuk sementara waktu setelah kejatuhan bursa saham 1987, orang-orang bersumpah tidak akan pernah menanggung risiko di bursa saham lagi. Namun, hanya sepuluh tahun kemudian, jumlah dan bagian kekayaan bersih orang Amerika yang belum pernah terjadi sebelumnya diinvestasikan di bursa. Kadang-kadang tidak mudah untuk mengetahui apakah bursa sedang berada di puncaknya atau hanya naik, atau apakah sedang berada di dasar atau masih akan turun lagi. Oleh karena itu, kadang-kadang Anda perlu mengambil keputusan berdasarkan perasaan. Akan tetapi, dengan properti biasanya Anda dapat mengatakan kapan harga pasar sedang rendah. Iklan-iklan cenderung menyatakan sesuatu seperti: "Tawaran berapa pun dipertimbangkan," "Tersedia pembiayaan dari penjual," "Datanglah dan tawarlah," "Jangka waktu pelunasan sesuai kemampuan pembeli." Properti sudah berada di pasar dalam waktu lama. Sebagai pembeli, Anda disambut dengan tangan terbuka baik oleh agen real estat maupun pemilik properti yang sedang Anda tinjau. Bagi Anda, masa seperti ini bagus sekali.
6. Berusahalah selalu membeli tanpa atau dengan sedikit uang muka.
Bertahun-tahun kita diberi tahu oleh orangtua kita untuk "melunasi utangmu". Ada suatu perasaan takut ketika kita memiliki kredit besar. Kita mempunyai kecenderungan alamiah untuk menghindarinya. Akibatnya, pada saat akan membeli properti, kita biasanya ingin menyerahkan uang tunai sebanyak mungkin.
Salah satu keuntungan terbesar berinvestasi di real estat adalah Anda tidak perlu menyediakan sendiri seluruh uang yang diperlukan? Semakin sedikit uang yang Anda sediakan, semakin besar keuntungannya bagi Anda. Pertama. laba Anda akan lebih tinggi (bukan imbal hasilnya, tetapi yang pasti laba tunai atas tunai dan laba internalnya). Kedua, Anda akan bisa membeli lebih banyak properti. Daripada menghabiskan uang tunai $100,000 untuk membeli satu properti seharga $100,000, mengapa tidak membayar uang muka masing-masing $25,000 untuk membeli empat properti seharga $100,000, atau bahkan uang muka masing-masing $10,000 untuk membeli sepu-luh properti seharga $100,000?
7. Jarang-jaranglah menjual.
"Jangan Pernah Menjual." Umumnya, orang yang menjual properti mereka (untuk memper-oleh uang tunai dari keuntungan) tidak akan seberhasil orang yang tetap mempertahankan properti mereka. Bila Anda berbicara dengan orang yang pernah memiliki properti di masa lalu, mereka akan tampak tersipu-sipu ketika Anda menanyakan berapa harga properti mereka saat ini. Saya tidak ingat lagi betapa seringnya saya mendengar para pensiunan berkata kepada saya bahwa rumah yang mereka beli pada 1962 dulu seharga, katakanlah, $4,200 sekarang bernilai $365,000, dan seandainya saja mereka membeli dua buah. Bayangkan jika mereka membeli sepuluh! Saya sadar bahwa kadang-kadang keadaan memaksa Anda untuk menjual, atau mengharuskan Anda mengambil kebijaksanaan untuk menjual. Kadang-kadang, menjual adalah keputusan yang bijaksana. Sekali-sekali Anda mungkin harus menghentikan kerugian Anda, atau keluar dari properti yang menguras sumber daya Anda lebih besar daripada jumlah yang normal (keuangan, staf, atau kekuatan mental). Namun, orang-orang yang tidak menjual properti mereka selama beberapa dasawarsa biasanya berterima kasih pada bintang keberuntungan mereka karena mereka telah berhasil mempertahankannya, dan orang-orang yang menjual, selain harus memikirkan pajak seperti pajak capital gain dan pajak pengembalian depresiasi, suatu hari akan melihat properti mereka dengan harga pasar yang baru dan berlaku saat itu, serta terpaksa berpikir: "Wow, seandainya saya masih memiliki properti itu, saya akan menghasilkan satu atau dua juta dolar lagi tanpa kerja tambahan."
8. Transaksi Terbaik Sepanjang Dasawarsa terjadi seminggu sekali.
Jika Anda percaya bahwa transaksi-transaksi yang luar biasa sebenarnya tidak ada, Anda tidak akan menjumpainya meskipun Anda tersandung karenanya, atau meskipun seseorang memberikannya kepada Anda di atas piring perak. Tentu saja, semakin banyak transaksi bagus yang Anda lihat, semakin Anda percaya bahwa transaksi-transaksi itu ada. Jika Anda baru mulai dan belum percaya, satu-satunya jalan keluar dari kebuntuan ini adalah mulai mencari, dan terus mencari. Anda akan terkejut dengan apa yang Anda temukan.
Contoh :
Bertahun-tahun lalu, ketika seorang anak perempuan berulang tahun, sang ayah memberitahunya bahwa ayahnya telah menyembunyikan sebuah hadiah untuknya di dalam rumah. Dia menjadi sangat bersemangat dan mulai mencarinya. Tentu saja akhirnya dia menemukannya, dan sangat berterima kasih kepada ayahnya. Setelah makan pagi, sang ayah berkata kepadanya bahwa tidak hanya menyembunyikan satu hadiah di rumah itu, tetapi tiga. Sekali lagi, dia menjadi sangat bersemangat dan mulai mencari lagi sampai dia menemukan ketiganya. Sekali lagi, dia sangat berterima kasih kepada ayahnya. Setelah makan siang, sang ayah berkata kepadanya bahwa untuk melengkapi ceritanya, sebenarnya ada sepuluh hadiah yang disembunyikan di rumah itu. Sekali lagi, dia menjadi sangat bersemangat dan melanjutkan pencariannya. Namun, karena setiap hadiah menjadi semakin sulit ditemukan dia memerlukan waktu yang semakin lama. Namun, karena mengetahui bahwa hadiah-hadiah itu ada, dia terus mencari, sampai dia menemukan kesepuluh-sepuluhnya. Tentu saja, dia sekali lagi sangat berterima kasih kepada ayahnya.
Anda lihat sendiri, dia baru mulai mencari hadiah pertama setelah ayahnya memberitahunya bahwa telah menyembunyikan sebuah hadiah. Dia berhenti mencari setelah menemukannya, karena dia tidak mempunyai alasan untuk memercayai bahwa ada hadiah-hadiah lain. Baru setelah saya memberitahunyi bahwa ada tiga hadiah, dia melanjutkan pencariannya. Demikian pula, setelah dia menemukan tiga hadiah pertama, dia berhenti mencari lagi, karena tidak menyangka bahwa ada hadiah-hadiah lain. Bahkan setelah dia menemukan kesepuluh hadiah itu, dia berhenti mencari, sekalipun mungkin dia merasa yakin (yang ternyata salah) bahwa ayahnya masih menyembunyikan lebih banyak lagi hadiah.
Bila menyangkut real estat, persoalannya adalah tidak ada orang yang memberi tahu kita berapa banyak transaksi bagus di luar sana yang harus kita cari. Dan sama seperti anak perempuan tadi, kita cenderung tidak mencari kecuali kita tahu pasti bahwa ada transaksi bagus.
Diperlukan keberanian tertentu untuk mencari sesuatu, dengan risiko bahwa Anda mungkin tidak akan menemukannya. Jika Anda menolak ajakan seorang teman untuk pergi berlayar karena, katakanlah, Anda "sedang mencari rumah kecil seharga $22,500 yang nilainya jauh di atas harganya, atau properti komersial seharga $59,000 yang nilainya $100,000, atau menara perkantoran bernilai $400,000,000 seharga hanya $15,000,000," mereka mungkin mengira Anda sedikit gila. Namun, bila Anda menemukannya, Anda bukan saja dapat pergi berlayar, tetapi Anda akan pergi dan membeli satu atau dua kapal.
Jika Anda sungguh-sungguh percaya bahwa Transaksi Terbaik Sepanjangan Dasawarsa terjadi seminggu sekali, sepasti anak perempuan menemukan hadiah-hadiahnya, Anda akan menemukan transaksi-transaksi Anda.
Link Yang Berkaitan :Adamadhava.mpdconsultant.com
Bangunan perumahan tradisional yang digolongan utama, madya, dan sederhana (nista) masina-masing ada pula tingkatannya. Tipologi bangunan tradisional umumnya disesuaikan dengan tingkat-tingkat golongan utama, madya, dan nista. Tipe terkecil untuk bangunan perumahan adalah sakapat, bangunan bertiang empat. Tipe-tipe membesar bertiang enam, bertiang delapan, bertiang Sembilan dan bertiang dua belas. Dari bangunan bertiang dua belas dikembangkan dengan emper ke depan, dan ke samping dan beberapa variasi masing-masing dengan penambahan tiang jajar. Tembok penyengker (batas) pekarangan, Kori dan lumbung dalam bangunan perumahan, tipologinya disesuaikan dengan tingkatan perumahan yang masing-masing mempunyai fungsi sebagai berikut :
Sakepat
Bangunan sakapat dilihat dari luas ruang tergolong bangunan sederhana yang luasnya sekitar 3 m x 2,5 m, bertiang empat denah segi empat. Satu bale-bale mengikat tiang. Atap dengan konstriiksi kqmpiah atau limasan. Variasi dapat ditambahkan dengan satu tiang parba dan satu atau dua tiang pandak. Dapat pula tanpa bale-bale dalam fungsinya untuk Bale Patok atau fungsi lain yang tidak memerlukan adanya bale-bale. Konstruksinya cecanggahan, sunduk, atau canggahwang.
Sumber: I Nyoman Gelebet, 1986
Sakanem
Bangunan sakanem dalam perumahan tergolong sederhana bila bahan dan penyelesaiannya sederhana. Dapat pula digolongkan madya bila ditinjau dari penyelesaiannya untuk sakanem yang ditinjau dari penyelesaiannya untuk sakanem yang dibangun dengan bahan dan penyelesaiannya madya. Bentuk sakanem segi empat panjang, dengan panjang sekitar tiga kali lebar. Luas bangunan sekitar 6 m x 2 m, mendekati dua kali luas sakapat.
Konstruksi bangunan terdiri atas 6 berjajar tiga-tiga pada ke dua sisi panjang. Keenam tiang disatukan oleh satu bale-bale atau empat tiang pada satu bale-bale, dan dua tiang di teben pada satu bale-bale dengan dua saka pandak. Hubungan bale-bale dengan konstruksi perangkai sunduk waton, Hkah, dan galar. Dalam variasinya, sakanem dengan satu bale-bale yang hanya mengikat empat tiang dan dua tiang di teben sehingga memakai canggahwang karena tidak ada sunduk pengikat.
Dalam komposisi bangunan perumahan, sakenem menempati bagian Kangin atau Kelod untuk fungsinya sebagai Sumanggen. Jika sakanem difungsikan sebagai Paon ditempatkan di bagian Kelod Kauh. Sakenem yang difungsikan sebagai Bale Piyasan di Sanggah atau di Pamerajan ada pula yang disederhanakan. Dua tiang di tengah diganti sati tiang dengan canggahzvang panjang disebut Bale Panca Sari. Konstruksi atap dengan kampiah atau limasan. Bahan bangunan dan penyelesaiannya disesuaikan dengan fungsi dan tingkat kualitasnya.
Sumber: I Nyoman Gelebet, 1986
Sakatus
Bangunan sakatus diklasifikasikan sebagai bangunan madia dengan fungsi tunggal sebagai tempat tidur yang disebut Bale Meten. Letaknya di bagian Kaja menghadap Kelod ke natah berhadapan dengan Sumanggen. Dalam proses membangun rumah, sakatus merupakan bangunan awal yang disebut paturon. Jaraknya delapan tapak kaki dengan mengurip angandang, diukur dari tembok pekarangan sisi Kaja. Selanjutnya bangunan-bangunan lainnya ditentukan letaknya dengan jarak-jarak yang diukur dari Bale sakatus.
Bentuk bangunan segi empat panjang dengan luas sekitar 5 m x 2,5 m. Konstruksi terdiri dari delapan tiang yang dirangkai empat-empat menjadi dua bale-bale. Masing-masing bale memanjang Kaja Kelod dengan kepala ke arah luan Kaja. Tiang-tiang dirangkaikan dengan sunduk, waton, likah, dan galar. Stabilitas konstruksi dengan sistem lait pada pepurus sunduk dengan lubang tiang. Canggahwang tidak terdapat pada bangunan sakutus.
Konstruksi atap dengan sistem kampiah bukan limasan, difungsikan sebagai sirkulasi udara selain udara yang melalui celah antara atap dengan kepala dinding. Selain dalam bentuk sakutus ada pula bangunan bertiang delapan, empat pada sudut dan empat pada sisi masing-masing. Untuk lumbung yang besar selain Jineng dengan empat tiang terdapat juga Kelingking atau Gelebeg dengan enam atau delapan tiang.
Dalam variasinya sakutus diberi atap tonjolan di atas depan pintu. Ada pula yang dilengkapi dengan emper dengan empat tiang berjajar di depan dengan lantai emper yang lebih rendah dari lantai utama. Lantai bale sakutus lebih tinggi dari bangunan lainnya dimaksudkan sebagai estetika, filosofi, dan fungsinya.
Sakaroras
Sakaroras merupakan bangunan utama untuk perumahan utama. Bahan bangunan, konstruksi dan penyelesaiannya sesuai dengan peranannya. Bentuk bangunan berdenah bujur sangkar dengan konstruksi atap limasan berpuncak satu. Petaka sebagai titik ikatan konstruksi di puncak atap. Bangunan ini memiliki jumlah tiang 12 buah dengan pembagian empat-empat sebanyak tiga deret dari luan ke teben. Dua bale-bale masing-masing mengikat empat tiang dengan sunduk, waton, dan likah sebagai stabilitas ikatan. Empat tiang sederet di teben dengan canggahwang sebagai stabilitas konstruksinya.
Bangunan tertutup di dua sisi dan terbuka ke arah natah. Ke arah teben tertutup dengan dinding setengah terbuka namun ada pula yang terbuka. Letak bangunan di bagian Kangin atau Kelod dan terbuka ke arah natah. Fungsi bangunan sakaroras sebagai Sumanggen untuk kegiatan adat dan bangunan serba guna memiliki luas sekitar 6m x 6m, mendekati enam kali luas sakepat, atau tiga kali luas sakenem atau satu setengah kali luas tiang sanga. Dalam tipologi bangunan perumahan tradisional Bali, sakepat dengan bale-bale sisi panjang sepanjang tiang dan sisi lebar dua pertiga panjang tiang merupakan modul dasar. Panjang tiang ditentukan oleh sisi-sisi penampang tiang dan pengurip untuk masing-masing jenis kasta, peranan penghuni, dan kecenderungan yang ingin dicapai.
Link Yang Berkaitan :adamadhava.mpdconsultant.com


